Kamis, 13 Februari 2020

13 Februari 2020 H-2 menuju PBM

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 
SALAM MAHASISWA!!!
Hari ini pra PBM dilakukan, acara ini dilaksanakan pagi jam 7 sampai ba'da dzuhur. Diadakan di tempat yang sama saat PBAK berlangsung yaitu sport center. Peserta yang mengikuti kegiatan PBM pada kali ini berjumlah 1012 Mahasiswa, wahh sangat ramai yah? Hehehe
Kali ini sedikit di blog ini akan di ceritakan bagaimana kegiatan pra PBM berlangsung.  Di sana kami diberikan gambaran sekilas tentang PBM, dan apa saja yang akan kami dapatkan saat PBM. Di sana para panita dan tak lupa juga Presma kita memberikan semangat untuk para peserta PBM dan tak kalah semangat lagi kata sambutan dari Rektor IAIN Pontianak Dr. H syarif, MA beliau menjelaskan bahwa kegiatan PBM ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa angkatan 2019, dan beliau juga mengatakan jika tidak mengikuti maka sertifikat PBM sekaligus PBAK tidak akan diberikan. Pak syarif menegaskan bahwa kegiatan PBM ini sangat penting dikarenakan akan banyak hal yang akan kita dapatkan di sana. Mulai dari pengalaman untuk bekal KKN nanti, serta bisa menambah dan menanamkan lagi sikap toleransi terhadap sesama.

PBM kali ini juga dimeriahkan oleh berbagai macam perlombaan mulai dari yang perindividu dan perkelompok, kesan lomba itu memberikan semangat lebih untuk para peserta agar melaksanakan PBM ini dengan sebaik mungkin, serta menambah kesan yang sangat meriah. Tak hanya Rektor dan Presma kita yang mendukung dan ikut serta dalam pembukaan dan pelepasan PBM kali ini melainkan Civitas Academica turut serta dalam pembukaan dan pelepasan PBM, selanjutnya kata sambutan serta informasi yang disampaikan Warek III mengenai beasiswa KIP kepada mahasiswa.

Setelah selesai dengan kata sambutan rektor dan para pejabat IAIN Pontianak, panitia mengumumkan mentor dari kelompok masing-masing kemudian diarahkan agar bergegas berkumpul bersama para mentor kelompok masing-masing. Kami dikumpulkan dalam 1 kelompok yang berisikan 17 orang dan kami mendapatkan kelompok 4, dimana yang menjadi mentor kami adalah bang ufri dan juga kak sulis. Mereka kakak tingkat yang baik, dan tak segan berbagi pengalaman mereka dan juga membantu kami dalam menentukan barang atau keperluan perlengkapan apa saja yang harus kami bawa. Mereka lebih membiarkan kami yang mendiskusikan sendiri namun masih dalam arahan mereka. Kelompok kami pun saling berdiskusi dan diselingi dengan beberapa candaan, walaupun masih terlihat kesan kaku karena masih belum saling mengenal, kami saling mendengarkan apa saja masukan dari anggota kelompok.  Setelah selesai membahas segala perlengkapan bang ufri menjelaskan apa saja yang harus dilakukan saat PBM nanti. Salah satunya adalah membuat sebuah buku tentang apa saja yang dialami saat pelaksanaan PBM. Bang ufri menjelaskan beberapa poin-poin penting mengenai apa saja yang bisa kami masukan kedalam buku kami nanti. Setelah semuanya dirasa cukup bang ufri mengizinkan kami untuk pulang dan melanjutkan diskusi esok hari. Dan jika ada yang ingin dilanjutkan akan dilanjutkan didalam grub saja. Itu pesan beliau.

Kami rasa cukup sampai di sini dulu untuk hari ini, nantikan cerita dan pengalaman kami selanjutnya selama PBM berlangsung.
SEMANGAT!!
SALAM MAHASISWA!!
PBM 2020!!!
Ayo mengabdi untuk desa mandiri !!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar